Jumat, 01 Mei 2026

QRIS Resmi Bisa Digunakan di China

Kamis, 30 April 2026 22:05
Pembayaran menggunakan QRIS
Pembayaran menggunakan QRIS

Suara Pembaca, Jakarta - Bank Indonesia (BI) bersama People’s Bank of China (PBoC) resmi meluncurkan implementasi QRIS Antarnegara Indonesia–China. Peluncuran ini menjadi langkah lanjutan penguatan konektivitas sistem pembayaran lintas negara sekaligus mendukung penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan, saat ini transaksi valuta lokal atau local currency transaction (LCT) antara Indonesia dan China telah tembus US$ 18 miliar.

Perry juga mengatakan bahwa implementasi QRIS Antarnegara Indonesia–China juga memperkuat komitmen penggunaan mata uang lokal dalam transaksi lintas batas atau Local Currency Transaction (LCT).

BI melihat langkah ini dapat mengurangi risiko volatilitas nilai tukar sekaligus meningkatkan efisiensi perdagangan dan investasi antara Indonesia dan China.

“Sekarang QR code Indonesia dan QR code China sudah terhubung sesuai standar QRIS, jadi kapan pun kita pergi ke China atau warga China ke Indonesia tak perlu pakai uang tunai,” ujar Perry dalam peluncuran QRIS Indonesia–China di Jakarta.

Menurut Perry, kolaborasi BI, PBoC, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), serta industri sistem pembayaran kedua negara diarahkan untuk menciptakan konektivitas pembayaran yang lebih lancar, efisien, dan inklusif.

Kinerja transaksi QRIS lintas negara juga terus menunjukkan pertumbuhan. Pada kuartal I-2026, volume transaksi QRIS inbound atau transaksi wisatawan asing di Indonesia mencapai 2,79 juta transaksi atau tumbuh 222% secara tahunan (year on year/yoy), dengan nilai nominal Rp 713,59 miliar.


Sementara itu, volume transaksi QRIS outbound atau transaksi masyarakat Indonesia di luar negeri tercatat mencapai 737.647 transaksi dengan nilai Rp 249,26 miliar.

BI mencatat, volume transaksi pembayaran digital nasional pada triwulan I 2026 mencapai 14,82 miliar transaksi atau tumbuh 37,69% yoy. Adapun transaksi QRIS tumbuh lebih tinggi yakni mencapai 116,43% yoy.

Sejak diluncurkan pada 2020 hingga triwulan I 2026, QRIS telah digunakan oleh 61,7 juta pengguna dan menjangkau 44 juta merchant, mayoritas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Total transaksi QRIS sepanjang periode tersebut mencapai 31 miliar transaksi dengan nilai Rp 2.970 triliun.

LOGIN

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

DAFTAR

Sudah Memiliki Akun Login di Sini

RESET PASSWORD

Masukan alamat email yang terdaftar untuk mereset password