KAI Buka Posko Darurat Imbas Kecelakaan KA di Bekasi Timur
Rabu, 29 April 2026 16:16

Suara Pembaca, Jakarta - Korban meninggal dunia dalam tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, terus bertambah pada Rabu, (29/4/2026). Terbaru, korban bertambah satu menjadi 16 orang yang sebelumnya hanya tercatat 15 orang.
Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero), Anne Purba, mengungkapkan, dari total korban itu sebanyak 91 orang mengalami luka-luka. Sebanyak 43 penumpang telah dipulangkan, sementara sisanya masih dirawat di rumah sakit.
Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik serta keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan,” ujar Anne dalam keterangan tertulis.
Di tengah lonjakan korban, KAI membuka posko layanan di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga korban, serta di Stasiun Gambir bagi penumpang KA jarak jauh terdampak, termasuk pengembalian tiket. Di sisi lain, pemulihan operasional mulai diuji. KAI melakukan uji coba perjalanan kereta di lintas Bekasi–Cikarang untuk memastikan kesiapan jalur, persinyalan, dan sistem keselamatan.
Anne menyebut, pada Rabu (29/4) pukul 11.55 WIB, rangkaian kereta uji coba telah melintas di Stasiun Bekasi Timur sebagai bagian dari verifikasi teknis. “Uji coba ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan prasarana, persinyalan, serta aspek keselamatan sebelum layanan kembali berjalan,” katanya.
KAI menyatakan pemulihan operasional kini tak hanya soal kecepatan normalisasi, tetapi juga tuntutan evaluasi menyeluruh agar risiko kecelakaan serupa tidak terulang.



