Harga BBM Pertamina 1 April 2026
Rabu, 01 April 2026 21:59

Suara Pembaca, Jakarta - PT Pertamina resmi tidak mengubah harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di dalam negeri, baik harga BBM non subsidi maupun harga BBM subsidi. Hal ini berlaku untuk BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Keputusan itu diambil sesuai arahan pemerintah di tengah gempuran kenaikan harga minyak global hingga menembus US$100 per barel imbas perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel..
"PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga (PPN) menegaskan bahwa tidak terdapat penyesuaian harga BBM di SPBU Pertamina per 1 April 2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Pemerintah terkait harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi," ujar manajemen melalui unggahan Instagram Story akun @pertaminapatraniaga.
Dalam keterangan resmi terpisah, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menyampaikan bahwa perseroan Niaga senantiasa melaksanakan kebijakan Pemerintah, termasuk dalam hal penetapan harga BBM.
Di sisi lain, sambung Roberth, perusahaan akan melakukan berbagai upaya strategis seperti negosiasi dengan supplier dan optimalisasi distribusi untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga bagi masyarakat.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu panic buying", ujar Roberth.
Mengutip laman resmi Pertamina, per Rabu (1/4). harga BBM jenis pertamax di wilayah DKI Jakarta tetap Rp12.300 per liter. Kemudian, harga pertamax green Rp12.900 per liter dan pertamax turbo Rp13.100 per liter.
Selanjutnya, harga dexlite tetap Rp14.200 per liter dan pertaminadex Rp14.500 per liter. Selain BBM nonsubsidi, pemerintah juga menahan harga BBM subsidi Pertalite Rp10 ribu per liter dan Solar Rp6.800 per liter.



